Bukan Rekayasa

gambar-cerpen-toko-mini-market
Ilustrasi

Ketemunya tidak sengaja. Tidak dibuat-buat. Tahu-tahu Sinta sudah mendapati Vino ada di sebelahnya. Di sebuah minimarket dekat rumah Sinta. Jelas Sinta kaget. Apalagi, cowok itu sudah kurang ajar padanya dua hari lalu. Ini pasti sebuah rekayasa! batin Sinta.
“Ngapain kamu di sini?” tanya Sinta dengan nada menyelidik.
Dengan mimik wajah yang sama terkejutnya melihat Sinta, Vino jadi salah tingkah.
“A-aku sedang belanja,” ucap Vino grogi. “Sama denganmu.”
“Siapa bilang aku ke sini mau belanja?” balas Sinta ketus.
Vino melihat pegawai toko itu dan pembeli lainnya ikut melihat ke arah mereka. Dia jadi malu. Lalu,
“Kalau begitu maafkan aku,” ucap Vino sambil berlalu tanpa menoleh.

Bila Sama Tak Beda

gambar-cerpen-orang-kembar
Ilustrasi

Yudith melongo menatap cowok yang berdiri di depan kelas yang sedang mengenalkan diri sebagai Yusak. Dia melihat anak-anak di sekelilingnya juga tak kalah heran. Mereka semua berbisik-bisik yang menurut pikirannya juga penuh rasa heran. Tetapi, Yusak yang berdiri di depan malah senyam-senyum saja.
Aneh. Kok, ya bisa sama? Batin Yudith. Cuma warna kulitnya saja yang beda. Ivan lebih hitam ketimbang dia. Apa memang dia diciptakan ada dua. Yudith terus mengucek-ucek matanya. Atau mereka saudara kembar, ya? Sampai Yusak duduk di bangkunya yang tepat di belakang bangku Yudith, pertanyaan itu belum juga hilang dari benak cewek mungil yang berkulit putih itu.
Ade, yang duduk di samping Yudith, yang baru balik dari kantor kepsek juga takjub begitu menatap cowok baru yang duduk di belakang mereka.

Harga Sebuah Perkawinan

gambar-cerpen-cincin-pernikahan
Ilustrasi

Dari awal, sudah kukatakan kalau aku tak mau hamil terlebih dulu. Aku ingin posisi dalam pekerjaanku aman. Aku ingin kalau keinginan punya anak itu datang tak lagi repot memikirkan biayanya. Namun, Mas Arman punya niat berbeda. Dia ingin segera bisa memomong anak.
Memomong anak? Jelas itu bukanlah hal yang ingin segera kulakukan setelah kami menyatukan diri dalam perkawinan enam bulan lalu.